The Ordinary Advanced Retinoid 2% Review

  • 7

"You can fake your age, but your skin doesn't lie"


Mungkin pada saat remaja kita semua struggling dengan masalah kulit berminyak dan berjerawat.
Seiring dengan berjalannya usia, biasanya kulit akan menjadi cenderung kering dan kurang elastis karena produksi kolagen pada tubuh manusia makin lama makin berkurang.
Maka dari itu masalah baru yg harus dihadapi adalah "aging" alias penuaan. Seperti keriput, flek, dan garis2 halus pada wajah.

Oleh sebab itu produk skincare "anti aging" makin laris di pasaran.
Nah biasanya zat aktif yang paling baik dalam produk anti aging adalah Retinol/Retinoid. Ini adalah turunan dari vit. A yang sudah terbukti secara dermatologis efektif menghambat penuaan dini pada kulit, mencegah kanker  dan mampu merangsang produksi kolagen alami tubuh sehingga kulit tampak kencang, halus, dan terhindar dari jerawat.


Meskipun banyak kehebatan Retinoid, namun tetap memiliki kekurangan yakni:
•Menjadikan kulit lebih sensitif terhadap matahari. Retinoid hanya dipakai saat malam hari (terbaik sebelum tidur), dan memakai sunscreen pada siang harinya.
•Untuk kulit sensitif mungkin akan terjadi iritasi seperti redness, kulit mengelupas, dll.
•Tidak boleh dipakai oleh wanita hamil. Karena beresiko pada bayi dalam kandungan.


Oke, sebelumnya aku tidak pernah memakai Retinoid atau produk yang fokus ke anti aging. Tapi karena usiaku udah hampir 35th, aku pikir gak ada salahnya mencoba.


Kebetulan ini serum pertama yang aku pakai. Tertarik mencoba ini karena profil dari perusahaan DECIEM yang unik. 
Perusahaan terkemuka asal Kanada  yg dipimpin oleh Brandon Truaxe ini terkenal dengan berbagai line skincarenya seperti Hylamide, Niod (ini mahal njirr), dan WhiteRx.
Yang paling belakangan muncul adalah line The Ordinary.


Bayangkan, dengan harga yg tidak sampai 250k kamu sudah mendapatkan serum berisi 30ml yg isinya kandungan aktif retinol sebesar 2%, tanpa pewangi, alkohol, paraben, dan zat2 yg tidak diperlukan oleh kulit lainnya. Sounds great!



Packaging
Setiap tulisan yang tertera ada 2 bahasa (English dan Canadian). Dengan UV protective packaging membuatnya aman dari cahaya yang rentan membuat kandungan serum rusak.
First impression untuk The Ordinary ini menurutku "to the point" tidak basa-basi atau mengumbar banyak janji lebay. 
Pada kemasannya sama sekali tidak ada tulisan kegunaan dari produk ini. Yup! Ini untuk konsumen smart yang harus mencari tahu sendiri arti "A stable Emulsion Of Next-Generation Forms Of Retinoid"
Seperti serum kebanyakan, botol kacanya gelap untuk melindungi kualitas serum. Pada tutup terdapat pipet untuk menyedot cairan pada botol. 1x tekan cukup untuk semuka.


Content
Teksturnya cair berwana putih, mirip susu. Cukup mudah diserap oleh kulit saat diaplikasikan pada wajah, hanya saja bikin kulit terasa berminyak/pliket kalau dipakai kebanyakan.
Mengenai aromanya agak tercium seperti susu basi dan akan hilang setelah beberapa menit dikulit. sama sekali tidak mengganggu



Performance
Aku mereview serum ini setelah habis 1botol kurang lebih 2bulan dengan pemakaian rutin setiap malam. Hasilnya terasa sejak 7hari. Kulitku kenyal pada saat bangun pagi, skin tone lebih cerah, dan kulit tidak terasa kering atau ketarik. Plusnya memudarkan noda bekas jerawat.
 Foto: Pagi setiap bangun tidur

Kesimpulan:
Ini serum terbaik diharga 200k. Konon para skincare junkie menganggap ini "dupe"nya Luna oil dari Sunday Riley yang tersohor itu lho (harganya 5x lipat lebih mahal).
Aku sering kebanyakan pake ini di layer dengan pelembab lagi, kulit terasa lengket dan oily. Tapi hebatnya ketika bangun pagi tetap gak ada jerawat yang muncul.
Oiya, serum dengan konsentrat retinoid tinggi ini tidak boleh digabung dengan skincare retinol lain ya. 

(+) Affordable price!
(+) Kemasannya simple juga gak rentan pecah
(+) Dengan isi 30ml bisa untuk pemakaian 2bulan
(+) Hasilnya terlihat sejak 7hari 
(-) Kalau pakai kebanyakan bisa lengket di kulit.


Repurchase?
Aku selalu pingin coba serum baru :D


Where to buy?


Official website:





Makarizo Salon Daily Hair Tonic Review

  • 0

Kulit kepalaku mudah berketombe, walau gak parah-parah banget tapi kadang tetap mengganggu.
So, aku pingin cobain tonic dari Makarizo ini yang katanya ampuh buat anti ketombe.
As you know.. Makarizo bukanlah pemain baru dalam produk perawatan rambut. Brand ini sudah terkenal.

Nah, kebetulan ini hair tonic pertama yang kupakai.
Makarizo Salon Daily Redensifying HAIR TONIC
Dengan aksi 2-in-1 membersihkan kulit kepala untuk mengurangi dan mencegah ketombe. Mengandung ekstrak daun lidah buaya dan akar ginseng yang dikenal sebagai bahan alami yang meresap ke dalam kulit kepala untuk mencegah penipisan rambut serta memperkuat akar rambut sehingga membuat rambut menjadi tetap kuat dan tebal. Mengandung mentol yang memberikan rasa segar dan dingin.



•Packaging
Terbuat dari bahan plastik yang kokoh, semua penjelasan dan cara pakainya lengkap tertera di kemasan. Aku suka warna hijaunya yang agak mengkilap terkesan eksklusif.
Terdapat penutup pada corong spray untuk melindungi isinya agar tidak mudah tumpah atau kepencet.



•Isi
150ml. Teksturnya cair seperti air, dan cepat meresap langsung ke kulit kepala. Aromanya wangi dan bikin sejuk dikulit kepala karena terdapat kandungan menthol.



•Komposisi
 Water, Ethanol, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Propylene Glycol, PEG-40 Hydrogenerated Castor Oil, Fragarance, Butylene Glycol, Pathenyl Ethyl Ether, D-Mentol, Menthol, Piroctone Olamine, Methyl Lactate, Citric Acid, Panax Gingseng, Root Extract, Magnesium Nitrate, Methylchloroisothiazolinone, Magnesium Chloride, Methylisothiazolinone, Copper Nitrate.


•Cara pakai
Setelah keramas di semprot dan di pijat lembut agar vitamin dapat terserap sempurna. Tidak perlu di bilas.



Kesimpulan:
Aku beli ini disalah satu toko kosmetik, dengan harga sekitar 40k. Ketika di semprot dikulit kepala aroma wangi dan sensasi mentholnya enak banget. Bikin fresh. Sepanjang hari jadi bebas ketombe.
Tapi, kalau kena rambut entah kenapa rambut jadi kasar dan kering. Jadi kamu harus pastikan semprotnya hanya pada kulit kepala saja.


Repurchase?
No! Ribet pakenya


Official website:

Your Name (Kimi No Na Wa) movie review

  • 0

Judul: Kimi no nawa/Your name (2016)
Sutradara/Skenario/Sinematografi: Makoto Shinkai
Produser: Noritaka Kawaguchi, Genki Kawamura
Pengisi Suara: Ryunosuke Kamiki, Mone Kamishiraishi, Masami Nagasawa, dll.


Diangkat dari novel, film ini bercerita tentang siswi SMU bernama Mitsuha, yang merasa bosan dengan kehidupannya di pinggiran kota. Mitsuha memiliki ayah seorang walikota yang sibuk dengan pekerjaannya. Sementara Mitsuha di rumah tinggal bersama adik dan neneknya menjalani hari2 yang membosankan. Mitsuha diam2 berkeinginan pergi ke kota..

Di lain tempat, ada anak SMA lelaki yang tinggal di pusat kota Tokyo dengan segala hingar bingar kemodernan masa kini, bernama Taki. Taki sering bermimpi berada di sebuah desa yang sama sekali tidak dikenalnya.. 

Para pemainnya^^

Begitupula sebaliknya Mitsuha, di dalam mimpinya dia seperti menjalani kehidupan orang lain dikota.
Jalan cerita pun semakin rumit karena ketika tertidur, tubuh mereka tertukar dan membuat kehidupan mereka menjadi kacau.

Apakah mimpi mereka berdua ini berhubungan? 
Apakah itu mimpi atau kenyataan?
Apa hubungan keduanya??

De Ja Vu?

Taki yang penasaran dengan fenomena aneh itu kemudian menyelidiki sosok Mitsuha hingga menemukan kenyataan yang sama sekali tidak terpikirkan olehnya..


Kesimpulan:
Film ini dimulai dengan adegan kunci dari inti cerita kesuluruhan film secara detail tapi "berirama" sehingga tidak membuatku bosan.
Walaupun tidak dijelaskan secara gamblang di film, fenomena yang dialami oleh Mitsuha dan Taki adalah merupakan keinginan mereka sendiri yang berfantasi menjalani hidup orang lain. 
Yup! Jawaban dari semua teka teki di film nantinya membawa penonton kembali  ke awal film. Dan ditambah twist di pertengahan, ampuh memberikan efek memorable kepada penonton. 
Maksudku, meski film ini berpenampilan layaknya anime kacangan  biasa (gak se "wah" Hollywood)  tapi sungguh.. Film ini bercerita jauh lebih dalam dan manis bila dibandingkan dengan animasi Hollywood yg cuma mengandalkan gambar dan sound.
Dengan gabungan beberapa plot elemen seperti body swap, time traveling, hingga urban legend mengantarkan film ini ke nominasi Oscar 2016.

Tentunya.. Sekaligus film kartun terbaik yang kutonton sepanjang tahun 2016 .


My verdict: 
8,5/10 WAJIB TONTON